February 19, 2014

curcol

Gak akan bertahan lama.
Pertama kali, ini yang pertama.
Jealousy
Anger
Hope
Semua jadi satu

Oke, lanjutin hidup masing-masing aja kan ya.
Harus gak aku bilang aku masih es a ye a en ge sama situ?
Walau aku bilang juga, aku kan sama kayak yang lainnya. Iyalah, yang lainnya cewek juga kan?
Kalau mau yang beda, ya sama yang bener bener beda.
Semua gak sempurna, gak ada yang sempurna. Ideal? Relatif, dan kamu yang jadi patokan relativitas itu.
Disamain sama orang lain itu nyesek tau. Dicuekin sama orang yang bener bener gak pernah absen dari pantauan itu capek tau. I've put my all trust to you. Tapi kalo akhirnya gini, it's fine. Tapi aku bukan Adele. I will not find someone like you, because you are special. Everyone in the world is special. Aku harus menemukan seseorang yang nggak menuntut aku buat punya mental istri pejabat yang sering ditinggal. Aku gak mau ditinggal. Pengen nangis, tapi air mata gak keluar. Organ tubuh aja udah bilang kalo he's not worth for your tears. Gak perlu ditangisin juga. Semoga aku bisa lupa ya sama kamu, walau aku gatau kapan dan gimana caranya. Mimpi dan obrolan sesaat waktu itu, nama belakang itu, tempat itu, mungkin akan tetep ada entah dengan orang yang sama atau tidak. Kembali? Ah gak mungkin. Omongan kamu udah nyakitin banget. Is that your way to do that to someone told to be your w*** by you? I don't know you. Mungkin aku salah buat menggali your past. Mungkin kamu yang dulu has nothing to do sama kamu yang sekarang. Aku gak tau. Mungkin karena jealousy menggelepar. I was wrong. Sorry. Thank you.

Cinta 2

Cinta? Belum bisa dibilang begitu. Sayang, bisa jadi. Cuma bisa berdoa biar dikasih that one guy yang bilang "aku cinta kamu karena-Nya".

Was it only me feeling like losing you?
Did you feel like you lose something?
You mess me. Thank You.



February 18, 2014

That One Guy

Sebelumnya aku mikir, is he that one guy for me? Tapi ternyata nggak. Jujur, aku ngerasa perasaan ini berlebihan. Perasaan yang meluap buat orang yang bahkan belum pernah aku temui. Rasanya sakit. Apa bener dia buat aku? Aku harus apa?
Let's review those guys in my life.
Pertama, d.p. Dia adalah crushn sejak SD. Dia tetangga. Dia berkarisma, at least di mataku. Hh. Suaranya kayak mark feehily. Aku suka mark feehily.
Kedua, kak p**i. Dia kakak kelas SMA. Aku pernah ngirim surat cinta full english yang gak kayak surat cinta ke dia (tugas MOS sih). Dia dan dp anak paskib.
Ketiga, kak a**. Dia juga gak pernah aku liat. Tapi aku suka aja ngobrol sama dia, ditelpon sama dia. Orangnya asik. Suaranya bagus.
Keempat, finn harries. Dia mantanku. Tinggal di London dan youtuber. Aku masih sayang dia. (selingan imajinasi)
Kelima, a***. Kalo ngomong mah manisnya semacam apa ya. Pokoknya suka bikin cuih. Aku gak suka manis. Dia lebih kecil dan sok dewasa banget. Aku meragukan kata kata yang pernah dia lontarkan. Are they the shits he always uses? Orang ini nih yang bikin aku kacau. Nangis cuma gara-gara cowok yang gak pernah aku liat? Iya pernah. Iya gara-gara ini dia. Hari ini aku nemu sesuatu yang ngebikin aku berubah haluan dari dia. Dont be exaggerate. Akubenci. Padahal aku udah usaha buat ngejadiin dia satusatunya. Tapi,  yah kita sama aja. 

Sekarang aku mutusin buat fokus kuliah aja. Gak usah pikirin orang-orang yang bikin hidup seorang gadis belia menjadi kacau. Ciao

Popular